Kontes

Melangkah Bersama Kampung Fiksi

 

Kampung Fiksi (KF) sedang berulang tahun yang ke 3. Aku mengenal KF baru setahun lebih, tepatnya Desember 2012. Saat itu KF mengadakan event menulis #postcardfiction. Sempat bingung juga, apaan itu #postcardfiction? Ternyata menulis cerita fiksi dengan batasan 250 – 300 kata, karena seperti layaknya kita menulis di kartu pos, nggak mungkin isinya terlalu banyak, kan? Tema yang diambil waktu itu adalah Celebration Of Life.

Karena penasaran *tertarik hadiah Smartfren Andromax πŸ˜€, akhirnya aku mencoba untuk ikutan. Padahal sebelumnya aku tak pernah menulis fiksi. Karena bagiku, menulis fiksi harus bisa berimajinasi seluas-luasnya, dan aku itu paling nggak bisa kalau disuruh bermain-main dengan imajinasi atau khayalan. Lain kalau cerita keseharian, biasanya langsung lancar jaya menulisnya karena bercerita pengalaman yang kulihat atau kualami.

Tulisanku di event #postcardfiction ini adalah tulisan fiksi pertamaku. Dari 2 tulisanku, salah satunya yang berjudul β€œCinta Dalam Sepotong Roti” ternyata lolos masuk dalam 48 besar. Seneng banget, meskipun nggak menang karena ini memang pengalaman pertamaku dalam menulis fiksi. Setelah 7 bulan berselang, aku baru tau kalo judul yang kupakai di postingan sama dengan judul film th 1991. Terkejut pasti Β *heran juga sih, kok bisa sama persis ya? hahaha πŸ˜€

Tidak menang di event #postcardfiction tidak membuatku patah semangat, malah tertarik dengan fiksi. Pada bulan Februari 2013 KF mengadakan event baru poscardfiction edisi Valentine. Dan kali ini harus ditulis di kartu pos dan dikirim beneran. Yang ditulis di kartu pos boleh FF, puisi atau surat cinta. Sebelum dikirim, di scan dan ditampilkan di blog masing-masing. Ribet banget ya? Tapi lagi-lagi tertarik untuk ikutan dan memilih menuliskan puisi sebanyak 2 buah. Untuk ikut event ini buatku penuh perjuangan banget, pergi ke kantor pos untuk membeli kartu pos, ternyata tidak ada. Akhirnya inget kalau punya beberapa kartu pos hadiah dari sebuah hotel. Setelah obrak-abrik lemari, untunglah ketemu. Nah, bingung lagi karena nggak punya scanner, akhirnya gerilya cari tempat photocopy yang bisa scan juga. Setelah ketemu, balik lagi ke kantor pos buat mengirim kartu posnya *haduh.. elap keringet. Dan lagi-lagi aku tidak menang hehehe πŸ˜€

Pada bulan Maret 2013, ada kuis, KF bagi-bagi 10 T-Shirt untuk followers. Melihat foto teman-teman mejeng di situ pakai kaos warna merah bertuliskan Kampung Fiksi, hati ini jadi membara #halaahh. Mau dong ikutan narsis foto pakai kaos KF seperti mereka.Β  Dengan semangat 45 aku ikutan lagi dan kali ini aku beruntung bisa dapet kaos KF. Mungkin karena waktunya singkat, cuma 10 hari, yang ikutan tidak sampai 10 orang, jadi sepertinya semuanya dapet kaos. Horee!

 

Terakhir ikut lomba review Macaroon Love, hadiahnya gadget Smartfren . Dan lagi-lagi nggak menang *kenapa aku tidak berjodoh dengan gadget keren ituuuu Β hiikss ..

Itu pengalamanku bersama Kampung Fiksi, dan aku sangat bersyukur sekali bisa mengenal KF. Berkat KF aku termotivasi untuk belajar menulis fiksi. Sekarang sudah setahunan aku belajar menulis fiksi bareng teman-teman lain. Meskipun cerita-cerita yang kutulis masih sederhana, aku tetap bahagia. Terima kasih Kampung Fiksi, sudah mengenalkanku dengan dunia fiksi yang penuh imajinasi.

Selamat ulang tahun yang ke 3 yaa. I love you …

 

 

Word : 492

 

“Ikut memeriahkan ultah Kampung Fiksi yang ke-3 bersama Smartfren, Mizan, Bentang Pustaka, Stiletto Book dan Loveable.”

banner lomba kf

 

8 Comments

  1. Lidya February 13, 2014
    • Lianny February 18, 2014
  2. Darto Iwan Setiawan February 19, 2014
    • Lianny February 20, 2014
  3. Euis Sri Nurhasanah February 26, 2014
    • Lianny February 26, 2014
  4. Baba Studio October 18, 2014
  5. YELLOWWEB June 28, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.