Tag: fiction

Fiksi

Prompt #43 : Let’s Move On!

    Sudah hampir jam 3 sore, Ririn belum juga keluar dari kamar. Makanan di meja tak disentuh sama sekali. Aku berteriak memanggilnya. “Rin, ayo makan, sudah siang nih!” Tak ada jawaban dari dalam kamar. Apa Ririn sakit? Bergegas aku melangkah menuju kamar Ririn dan membukanya perlahan. Ririn memang tak …
Fiksi

Prompt #42 : Bunga Kertas

  Sumber   Malam sudah mulai larut. Di keheningan malam itu, Nia duduk di lantai kamar dengan kertas-kertas putih berserakan di sekelilingnya. Diambilnya satu kertas itu dan mulai melipat-lipatnya menjadi sebentuk bunga yang indah. Diambilnya satu kertas lagi. Satu lagi. Satu lagi… Ibulah yang pertama kali mengajarinya membuat bunga dari …
Fiksi

Prompt #41 : Cinta

   Sumber   Cinta, sebuah perasaan yang kadang sulit untuk ditebak. Entah kenapa, aku bisa tertarik denganmu. Bukan, bukan karena kekayaanmu, karena aku bukan cewek yang gila harta. Senyum dan perhatianmulah yang mampu meluluhkan hatiku. “Diah, kau tidak terpaksa mencintaiku, kan?” “Tidak, aku mencintaimu dengan tulus.” “Sungguh, kau mau menikah …
Fiksi

Prompt #40 : Jatuh Cinta

  * Credit *   Dara memang cantik, pantas saja banyak cowok yang mendekatinya. Tapi kenapa sampai sekarang dia masih belum punya pacar juga? Mataku menerawang, menatap langit-langit kamar dengan perasaan resah. Wajah Dara, adik kelasku, selalu hadir dalam pikiranku.  Ada sebuah rasa aneh yang mengalir dalam hatiku setiap berpapasan …
Fiksi

Fiksimini #7

  SURAT SURAT CINTA. Seratus lembar untuk seratus pacarku. KEJUTAN. Kepalamu muncul dari dalam surat cinta berwarna merah menyala itu. SURAT KALENG. Ada 10 kg kerupuk di dalamnya. SURAT MISTERIUS. Tubuhku tersedot masuk ke dalamnya.   HILANG KEPALA BONEKA BARBIE HILANG. Kucopot kepalaku sebagai gantinya. TELAT NIKAH. Keperawananku hilang saat …
Fiksi

Prompt #39 : Bakso

  * Foto koleksi Rinrin Indrianie *   “Rud, jam berapa sekarang?” “Hampir jam 2 siang, Don.” “Oalah… pantesan perut ini sudah bunyi- bunyi dari tadi. Ngebakso yuk.” “Bakso Pak Sam? Yuk, tapi kau yang bayar, kan hari ini ulang tahunmu.” “Sip deh. Kali ini aku yang traktir baksonya, kau …
Fiksi

Prompt #37 : Air Mata Peri Lily

  * Sketsa oleh Masya Ruhulessin *   Pagi ini cerah sekali.  Langit berwarna biru terang.  Sekelompok peri bermain bersama dan tertawa dengan riangnya.  Tak jauh dari situ, seorang peri duduk sendiri dengan muka murung. Lily memang selalu dikucilkan oleh teman-temannya karena mempunyai wajah yang selalu sedih dan sering menangis …