Kontes

Surat Untuk Stiletto Book

 

Dear Stiletto,
Bagaimana kabarmu sekarang? Aiih, pasti kamu tambah ceria dan sexy aja yah. Aku nggak akan pernah lupa perkenalanku denganmu setahun lalu. Saat itu di timeline twitter teman-temanku banyak yang membicarakanmu dan memasang gambar-gambar bukumu. Aku jadi merasa tertarik dan ingin mengenalmu lebih dalam. Karena itulah, setahun lalu, aku memberanikan diri untuk mengirim surat pertamaku untukmu.

Apa yang membuatmu nampak menarik dimataku? Kesan pertama yang kulihat adalah penampilanmu, ya desain buku-bukumu semuanya menarik sekali, gambarnya imut dengan warna cerah dan stiletto merahmu itu terlihat memesona.

 

buku stiletto

 

Aku mulai tertarik padamu, apalagi saat kubaca tentangmu bahwa kamu mendedikasikan diri menerbitkan buku fiksi dan non-fiksi yang berkaitan dengan dunia perempuan. Ah, sebagai perempuan aku merasa tersanjung lho. Dan seneng banget saat bisa bergabung di Stiletto Book Club.

 

Dear Stiletto,
Buku pertamamu yang kubaca adalah buku non-fiksi momlit “Letters to Aubrey” dengan penulis Grace Melia yang sangat menginspirasi sekali. Kalau biasanya membaca buku dengan ditemeni cemilan, kali ini sekotak tissuelah yang menemaniku. Ampun deh, buku ini sukses membuatku mewek berkali-kali, bahkan di lembar-lembar awal saja, tangan ini mulai comot-comot si tissue. Makasih kamu sudah menerbitkan buku ini yang kuyakini akan bermanfaat sekali bagi pembaca, pengetahuan tentang TORCH sangat perlu sekali disosialisasikan.

 

ubii

 

Setelah membaca buku ini, aku mencoba ikut giveaway #LetterstoAubrey *suratku bisa dibaca di sini, dan nggak nyangka sama sekali kalau aku bisa menang. Dan itu berarti aku bisa membaca buku-bukumu yang lain, horee! Senangnya saat hadiah bukumu sampai rumah, aku jadi bisa membaca buku chicklit : Janji Es Krim, Dunia Trisa dan Last Roomate. Asyik banget bisa membaca buku-buku tersebut.

Bukumu selanjutnya yang kubaca adalah buku non-fiksi “Sukses Membangun Toko Online” dengan penulis Carolina Ratri yang isinya informatif dan bermanfaat sekali bagi pembaca yang ingin sukses membangun toko onlinenya. Setelah membacanya, aku juga mencoba ikut lomba review bukunya *reviewku bisa dibaca di sini, dan jadi terharu banget bisa menjadi pemenang pertama. Lagi-lagi aku bisa berkesempatan untuk membaca buku-bukumu yang lain.

 

Sukses Membangun Toko Online

 

Saat hadiah bukumu sampe rumah, aku jadi pengin ketawa. Kenapa hayo? Itu tuh… ada buku Honeymoon Destinations. Aaah kamu kok tau aja sih klo aku pengin honeymoon, meskipun nanti mungkin….mungkin lho ya, honeymoonnya nggak berdua tapi berlima *dan entah kapan hihi, tapi tetep seneng banget kan dapet buku yang isinya 21 tujuan wisata romantis di Indonesia. Dua buku non-fiksi lainnya juga keren abis yaitu buku Keseimbangan Hidup Perempuan dan A Cup Of Tea Menggapai Mimpi yang sangat inspiratif sekali. Di kesempatan lain nanti, aku akan mencoba mengulas buku-bukumu yang sudah kubaca dengan lebih detail, klo dibahas di sini ntar kepanjangan suratnya hehehe.

Aku suka semua buku-bukumu baik yang fiksi dan non-fiksi, baik momlit ato chicklit. Semuanya asyik untuk dibaca. Entah kenapa, aku merasa semakin menyukaimu. Kamu unik, lain daripada yang lain. Semoga dengan bersahabat denganmu, aku jadi ketularan sexy dan smart sepertimu ya 😀

 

stiletto1

 stiletto2* Me time asyik, baca buku-buku Stiletto  🙂 *

 

Dear Stiletto,
Aku salut dengan kecepatan tim Stiletto Book dalam membalas email. Dengan dibalas, kita jadi tau kalau email kita sudah diterima dan nggak nyasar ato masuk spam. Suatu hal yang terlihat sederhana saja, tapi membuat hati jadi adem karena merasa diperhatikan. Beberapa teman yang lain mengatakan hal yang sama, saat mereka mengirim naskah, kamu langsung membalas email bahwa naskah sudah diterima dan mengirim lagi balasan email diterima ato ditolak hanya dalam satu bulan. Waktu yang tergolong cepat dibanding dengan penerbit lainnya. Tuh kan, kamu memang beda dari yang lainnya. Kamu bisa membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama.

Banyak orang yang bilang kalau perempuan itu sulit dimengerti. Tapi kamu Stilo, kamu sangat mengerti kami, kamu sangat mengerti hati perempuan. Makasih banget sudah mau menjadi sahabat kami. Makasih.

Tetaplah menjadi sahabat setia kami, sampai kapan pun. Tetaplah berbagi ilmu dan cerita lewat buku-buku terbitanmu dan tetaplah memberikan inspirasi dan kehangatan dalam hati kami. Harapanku sih Stilo bisa ngadain gathering di kotaku, asyik banget kalau bisa ketemuan yaah.

I Love You, Stiletto …

 

With love,

Lianny Hendrawati

Twitter : @lianny

Email : lianny.hendrawati@yahoo.com

Instagram : @liannyhendrawati

 

Surat untuk Stiletto

22 Comments

  1. Lidya February 15, 2015
    • Lianny February 15, 2015
  2. Jiah February 15, 2015
    • Lianny February 16, 2015
  3. Dwi Puspita Nurmalinda February 16, 2015
    • Lianny February 16, 2015
  4. lindaleenk February 16, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  5. Dedew February 16, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  6. lia nurmalasari February 16, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  7. dey February 17, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  8. Pakde Cholik February 17, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  9. Edi Padmono February 17, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  10. jan February 18, 2015
    • Lianny February 20, 2015
  11. Stiletto Book February 20, 2015
    • Lianny February 20, 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.