Resep Masakan

Serba-Serbi Kue Keranjang

 

Tanggal 19 Februari 2015 nanti sudah hari raya Imlek atau tahun baru Cina. Bagi yang merayakannya, Imlek tentu sangat dinantikan. Malam menjelang tahun baru Imlek biasanya keluarga besar berkumpul dan makan malam bersama. Hal ini menyiratkan kerukunan dan kebersamaan keluarga.

Salah satu makanan yang biasanya ada dalam perayaan Imlek adalah kue keranjang. Lucu ya, namanya. Aku biasanya menyebut kue keranjang ini dengan kue ranjang.

Sudah pernah nyobain kue keranjang belom?

Berikut serba-serbi kue keranjang :

Nama kue keranjang atau Nian Gao didapat dari wadah cetaknya yang berbentuk keranjang. Kue ini merupakan makanan wajib yang ada saat perayaan Imlek. Di Cina memang ada kebiasaan atau tradisi saat tahun baru Imlek untuk memakan kue keranjang terlebih dahulu sebelum memakan nasi, sebagai suatu pengharapan untuk selalu beruntung dalam pekerjaannya sepanjang tahun.

Makna bentuk kue keranjang:

Bentuknya bulat bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu, rukun dan mempunyai tekad yang bulat untuk menghadapi masa depan. Kue keranjang ini sering disusun tinggi atau bertingkat, makin ke atas makin kecil kue yang disusun yang bermakna peningkatan dalam rezeki atau kemakmuran. Di bagian atas susunan kue keranjang itu biasanya diletakkan kue mangkok berwarna merah, sebagai simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok.

Bahan kue keranjang: Beras ketan dan gula.

 

Nian_gao_nin_gouSumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kue_keranjang

 

Gimana sih rasanya kue keranjang? Rasanya manis, mirip dengan dodol karena teksturnya juga kenyal dan lengket.

Cara menyajikan : Bisa dimakan secara langsung, digoreng menggunakan tepung dan telur ayam atau dijadikan bubur dengan cara dikukus dan ditaburi bumbu kesukaan kita.

Kue keranjang bisa dijemur sehingga menjadi keras dan tahan lama disimpannya. Sebelum menjadi keras, kue keranjang ini enak sekali kalau dimakan langsung.

Aku sudah mencoba kue keranjang yang dimakan langsung maupun dengan cara digoreng. Kalau dikukus, aku belom pernah nyoba. Untuk rasanya, selain yang tradisional aku pernah nyoba juga yang rasa cokelat. Sekarang mungkin banyak inovasi rasa lainnya pada kue keranjang ini.

 

kue keranjang

 

Ada tips unik untuk memotong kue keranjang yang akan dimakan langsung nih, yaitu dengan menggunakan benang. Benang dililitkan di kue keranjang dengan tebal sesuai keinginan kita, tarik benangnya sampai kuenya terpotong, aku belom pernah mencobanya sih, kapan-kapan aku mau nyoba cara ini, keliatannya lebih mudah dibanding dengan pakai pisau. Aku biasanya pakai pisau, dan memang kalau dipotong pakai pisau agak susah, karena kenyal dan lengket di pisaunya, kecuali kalau kue keranjangnya sudah agak keras, pasti lebih mudah memotong pakai pisau.

Kalau kue keranjang digoreng biasanya aku tidak memakai tepung, jadi cukup kue keranjang kupotong agak tipis, celupkan ke dalam kocokan telur dan goreng.

 

kue keranjang1* Kue keranjang dimakan langsung, rasanya seperti dodol 🙂 *

 

kue keranjang3* Kue keranjang yang digoreng pake telur saja, nggak pake tepung *

 

Aku pribadi cenderung lebih suka makan kue keranjang yang digoreng daripada dimakan langsung. Tapi baik digoreng atau dimakan langsung, rasanya tetap enak.

Bentuk kue keranjang biasanya bulat, tapi banyak juga kue keranjang yang bentuknya ikan koi lho.

 

kue keranjang bentuk ikan koiKue keranjang berbentuk ikan koi kreasi JW Marriott Hotel Jakarta

(Sumber gb : http://travel.kompas.com/read/2014/01/31/1247181/Unik.Kue.Keranjang.Berbentuk.Ikan.Koi )

 

Kue keranjang bentuk ikan koi banyak juga peminatnya, meskipun harganya juga pasti lebih mahal, karena bentuknya unik. Ikan memang dipercaya melambangkan hoki atau keberuntungan. Aku belum pernah sih nyoba kue keranjang bentuk ikan koi, biasanya yang bentuk bulat biasa saja. Kalau lihat bentuk ikannya yang imut nan cantik itu, kok nggak sampai hati makannya ya hehehe 😀

Selamat menyambut tahun baru Imlek buat teman-teman yang merayakan.

 

33 Comments

  1. Ryan February 17, 2015
    • Lianny February 17, 2015
  2. Edi Padmono February 18, 2015
    • Lianny February 20, 2015
  3. Lidya February 18, 2015
    • Lianny February 20, 2015
  4. belita meilina February 19, 2015
    • Lianny February 20, 2015
  5. Ismail Nur Hidayat February 19, 2015
    • Lianny February 20, 2015
  6. Pendar Bintang February 19, 2015
    • Lianny February 20, 2015
  7. prih February 20, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  8. Jiah February 20, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  9. Keke Naima February 20, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  10. sariwidiarti February 21, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  11. Bibi Titi Teliti February 22, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  12. evisrirezeki February 22, 2015
    • Lianny February 24, 2015
      • Irma February 7, 2016
        • Lianny February 7, 2016
  13. lia nurmalasari February 22, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  14. Free Stock Images and Photos Collection February 23, 2015
    • Lianny February 24, 2015
  15. echaimutenan March 4, 2015
    • Lianny March 5, 2015
  16. Ilham January 4, 2017

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.