Tulisan Yang Menang Lomba/GA

Sajian Istimewa di Hari Istimewa

Sajian istimewa untuk keluarga tercinta tidaklah harus dengan makan makanan yang mahal dan mewah di restoran, tetapi suatu sajian yang sederhana pun jika dihidangkan dengan seluruh perasaan cinta dan niat yang tulus akan merupakan suatu hidangan yang sangat istimewa untuk keluarga tercinta, ini menurutku sendiri lho, yang beda pendapat boleh – boleh saja kok he.. he..he..

Sebagai seorang ibu dari 3 orang anak pastilah dunia dapur tidaklah asing lagi tentunya. Aku bukan seorang ibu yang jago masak, tetapi syukurlah suami dan anak anak tercinta kerap memuji masakanku. Pujian yang tulus dari keluarga membuatku semakin bersemangat untuk memasak buat mereka.

Hari Valentine adalah hari kasih sayang, hari itu juga merupakan hari ulang tahun perkawinanku . Tahun ini merupakan hari ulang tahun perkawinan kami yang ke 12. Kalau mengingat tahun tahun pertama kami menikah, waktu itu aku cuma bisa memasak tumis sayur saja. Jadi menu waktu itu cuma tumis sayur antara lain: tumis kangkung, tumis sawi, tumis taoge, tumis kacang panjang, tumis labu siam dan segala macam sayur lainnya. Lauknya kalau tidak tahu goreng , ya pasti tempe goreng . Lucu juga mengingat itu semua, mungkin di pikiran suamiku waktu itu, “aduh tiap hari kok istriku masak tumis sayur terus ya, apa ndak bosen, yang bosen yang makan nih,” ha.. ha.. ha.. Memang waktu itu aku merasa sedikit takut kalau memegang daging , apalagi ikan, hiiy .. ngeri …

Seiring waktu, dengan kelahiran anak kami yang pertama, aku sadar, sebagai seorang ibu tentunya harus bisa memasak beragam variasi masakan untuk suami dan anak tercinta. Aku mulai mencoba berbagai macam resep masakan yang ada, sekarang menu harianku tidak lagi tumis sayur saja, tetapi aku sudah bisa mencoba berbagai macam olahan daging, ikan, udang dan masakan berkuah lainnya.

Dalam keluarga yang namanya selera pasti tidak sama, kesukaan tiap anggota keluarga pasti berbeda. Terkadang aku memasak satu menu, anak- anak suka, suami tidak suka. Demikian sebaliknya, jadi aku harus bisa menggabungkan keduanya. Hmm apa ya masakanku yang istimewa ? Aku ingin menyajikannya di hari kasih sayang nanti. Setelah kupikir pikir, akhirnya dapat juga 3 menu yang ingin kusajikan. Ketiganya sangat berkesan bagiku karena masing- masing mempunyai cerita sendiri- sendiri.


Menu pertama : Daging Lapis

lapis-daging-lodeh-copy1

Anak anak sangat suka daging lapis yang kubuat, karena dagingnya yang tipis sehingga memudahkan anak-anakku yang balita waktu itu untuk mengunyahnya. Selain itu juga manis dan empuk. Saat anakku yang paling kecil sakit panas karena radang tenggorokan, rewelnya bukan main. Makan minum tidak mau, hanya sesendok dua sendok bubur yang ditelannya. Sedih sekali rasanya melihat si kecil lemas di tempat tidur. Perlu waktu yang lama untuk membujuknya agar mau makan bubur yang kumasak. Tidak tahu kenapa kok tiba- tiba si kecil ingin makan bubur dengan lauk daging lapis buatanku. Si kecil mulai merengek, sebetulnya senang juga melihat niatnya untuk makan, tetapi aku bingung karena saat itu sudah sekitar jam setengah sebelas siang. Aku pun membujuknya, Nak, besok mama pasti buatin ya, tapi sekarang makan bubur yang ada dulu. Sekarang sudah siang, bapak yang jualan sayur sudah ndak ada. Di pasar pasti juga habis dagingnya Si kecil menangis, Ndak Ndak mau, aku mau sekarang.. sekarang Waduh, aku kebingungan, akhirnya papanya kuminta pergi ke Matahari Supermarket untuk membeli daging disana. Untung saja ada daging lulur dalamnya, kuminta si kecil menunggu aku memasak. Sekitar 45 menit, akhirnya selesai juga masakanku dan kubawa ke depan si kecil, bubur dengan lauk daging lapis. Aku menyuapinya sesendok demi sesendok sampai habis tak tersisa. Terharu dan senang rasanya karena si kecil akhirnya mau makan dan rela menunggu lama sampai masakanku matang. Melihat senyumnya mulai mengembang, aku sangat berharap si kecil bisa cepat pulih kembali. Aku memeluknya dengan rasa bahagia di hati

Resep Daging Lapis
Bahan:
Daging lulur dalam, 2 sdm Kecap manis, Gula, Garam, 2 siung Bawang putih ,2 siung Bawang merah, 1 butir Telor, air, Minyak Goreng.
Cara:
1. Daging lulur dalam dibersihkan, dipotong tipis tipis. Potongan daging di tusuk tusuk pakai garpu dan sedikit dikerat pakai pisau.
2. Bawang putih dan 1 siung bawangmerah dihaluskan.
3. Kocok telur.
4. 3 siung bawang merah diiris tipis tipis.
5. Bumbu halus dan kocokan telur dicampur dengan potongan daging tadi, aduk rata. Campurkan bawang merah yang diiris tipis, aduk.
6. Tambahkan kecap manis, aduk rata. Diamkan 10 menit agar bumbu meresap.
7. Setelah itu tata satu persatu potongan daging di wajan yang lebar sampai habis, beserta bumbunya.
8. Nyalakan api sedang, balik daging setelah 5 menit, beri air 2 cangkir, tambahkan garam, merica, gula secukupnya serta sdm minyak goreng.
9. Kecilkan api, masak sampai daging empuk dan air habis.
10. Sangat enak disajikan dengan nasi hangat, sayur lodeh dan kerupuk.

Menu yang kedua : Galantin sederhana

galantin-copy1

Anak anak balita biasanya kurang bisa mengunyah makanan yang agak keras. Anak- anak waktu itu pun tidak mau dengan masakan daging. Untuk menyiasatinya, aku membuat galantin yang tergolong sederhana untuk mereka. Resep Galantin yang kulihat di majalah biasanya juga menggunakan bawang Bombay, hati, bawang goreng dan bumbu lainnya. Aku pernah mencobanya tetapi anakku tidak suka, akhirnya aku membuat galantin yang disukai anakku, sederhana tetapi tetap enak kok, lembut, empuk dan anak balita bisa memakannya. Apalagi ditambah dengan kentang goreng kesukaan anak- anak. Ah akhirnya anak-anakku mau juga makan daging sapi dengan cara seperti ini

ResepGalantin Sederhana
Bahan:
Daging lulur dalam, 2 siung bawang putih, plastik es, Tepung roti, 1 telor
Cara :
1. Bersihkan daging, potong potong dan blender sampai halus.
2. Haluskan bawang putih, campur dengan daging.
3. Tambahkan telor dan tepung roti 5 sdm. Tepung roti bisa diganti dengan roti tawar yang diblender. Aduk rata.
4. Isi plastik es dengan adonan daging tadi. Ikat ujungnya, tusuk sedikit plastik dengan garpu. Kukus sampai daging matang. Diamkan sebentar.
5. Buka plastik dan potong potong galantin.
6. Hidangkan potongan galantine dengan sausnya.
7. Saus :
Tumis bawang putih halus dengan margarine, tambahkan kecap inggris, kecap manis, saos tomat dan gula sesuai selera dengan 2 cangkir air/ kaldu. Tambahkan 3 sdm maizena yang dicairkan. Masak sampai mendidih dan saus agak mengental. Angkat.

Menu ke tiga : Mangga mekar

mangga-mekar1

Ini sebetulnya bukan masakan, tetapi cuma buah mangga matang yang dibagi menjadi dua bagian beserta kulitnya. Tiap bagian dikerat kotak kotak dan dimekarkan. Hasilnya seperti tampak pada gambar. Sebetulnya ini adalah kenanganku sendiri bersama mama. Kenangan sewaktu aku masih kecil, aku sering dibuatkan mangga mekar (aku menyebutnya seperti itu) oleh mama. Suatu ketika, saat aku hendak mengupas mangga untuk anakku, terlintas kenangan masa kecilku dulu. Akhirnya aku pun membuat mangga mekar dan kutunjukkan ke anakku. Karena tidak pernah melihat mangga yang seperti itu, anakku jadi terngangga, “Wow indah sekali mama. Ini buatku ? Enak nggak ya ” Sedetik kemudian anakku makan dengan lahapnya, mulut dan bajunya sedikit berlepotan air mangga yang kekuningan. “Enak sekali ma aku mau lagi , tapi dipotong seperti tadi ya….!” serunya dengan mata berbinar . Kotoran mangga di mulut dan bajunya sekarang sudah hilang dan bersih, tetapi kenangan itu aku yakin pasti juga akan tetap ada di hati anakku, seperti kenangan masa kecilku dulu

Ya, itu ketiga menu yang istimewa buatku yang ingin kembali kusajikan di hari valentine nanti. Hidangan penuh cinta untuk keluarga tercinta di hari istimewa. Tuhan, terima kasih atas kebersamaan keluarga kami ini, berkatilah keluarga kami agar senantiasa bahagia, mencintai satu sama lain , hari ini dan hari hari selanjutnya, amin. I Love You all …

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Sajian Istimewa masukdapur.blogdetik.com.

25 Comments

  1. hes February 11, 2011
  2. mechta February 11, 2011
  3. A jazi February 11, 2011
  4. Encep Fr February 13, 2011
  5. blessingcornerjeans.com February 14, 2011
  6. idana February 15, 2011
  7. opik January 29, 2012
  8. Harry Sasongko January 29, 2012
  9. Nurlia Paizah January 30, 2012
  10. @GaniOnline February 4, 2012
  11. Dhafian March 16, 2012
  12. cancer April 4, 2012
  13. tips rumah tangga April 16, 2012
  14. rubby May 22, 2012
  15. lowongan kerja July 5, 2012
  16. Andi Tenrie July 6, 2012
  17. frida July 6, 2012
  18. heri July 6, 2012
  19. rahadian z July 7, 2012
  20. bintangtimur July 11, 2012
  21. andikata July 16, 2012
  22. Awan July 16, 2012
  23. DipoDwijaya October 4, 2012
  24. Awal kehidupan November 6, 2012
  25. bawang goreng February 11, 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.