Reviews & Sponsored

Nggak Usah Takut Gosong Lagi

 

Menjadi ibu rumah tangga dengan 3 orang anak itu pastinya sibuk banget, apalagi jika semua dikerjakan sendiri tanpa bantuan ART. Mulai sedikit bisa bernapas lega, saat anak bungsuku juga sudah mulai sekolah. Nah saat-saat mereka sekolah itulah, aku bisa menggunakan waktuku untuk menulis di blog, karena begitu mereka datang, rumah pasti rame kembali.

Pekerjaan rumah sering kulakukan berbarengan. Mencuci baju kan pake mesin cuci, jadi nunggu selesai sambil kutinggal masak, cuci piring atau setrika. Kalau ini sih aman-aman saja. Nah yang gawat itu kalau aku masak terus kutinggal ke depan laptop, ujung-ujungnya masakan jadi gosong semua hahaha 😀

Ngeblog itu menyenangkan, apalagi saat blogwalking dan membaca tulisan teman-teman blogger. Sering lupa waktu. Ketambahan lagi kalau buka twitter, FB atau instagram, haduhh mendadak jadi lupa kalau sedang masak.

Kalau menumis atau menggoreng, ya kuselesaikan sampai selesai. Cuma kalau sedang merebus atau mengukus sesuatu, nah … daripada nungguin di depan kompor 10 menit atau lebih, ya kutinggal saja mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Setelah kerjaan rumah sudah kelar, ya larinya ke depan laptop sih.

Saat awal-awal ngeblog, sudah sering masakan yang direbus gosong semua, seringnya itu saat merebus telur. Pertama kali, kelupaan merebus telur puyuh, jadilah begitu ada bunyi dar der dor dari dapur barulah ingat klo sedang masak. Itu telur puyuh sudah berlompatan dari dalam panci dan nggak bisa dimakan sama sekali. Dasar aku bandel, nggak kapok, kejadian ini terulang beberapa kali.

Pernah juga saat merebus ayam kampung, kelupaan sampai ayamnya gosong. Ayamnya berubah jadi ayam bakar, iteeeem hahaha, mending kalau bisa dimakan, nah ini ayamnya terpaksa harus dibuang begitu aja. Yang terakhir, sampai pancinya gosong nggak bisa dipake lagi, padahal pancinya baru beli seminggu. Good bye panci barukuu hikkss  🙁

Sudah gitu, gas elpijinya juga banyak berkurang. Gawat! Gawat! Gawat! Untunglah punya suami yang sabar, nggak sampai marah heboh, jadi cuma diultimatum saja, lain kali masak selesaikan dulu, baru nangkring di depan laptop, huuuaahhhh….

Ada teman yang menyarankan pasang alarm aja biar nggak kelupaan. Betul juga sih, cuma akunya yang kelupaan pasang alarm hihihi *maklum usia sudah tambah tuwir, jadi mulai pikun 🙂

Ternyata, ada yang namanya egg boiler. Nah, ini yang mungkin kubutuhkan. Sebuah alat pengukus telur yang cukup dicolok ke stop kontak saja, tak perlu memakai api dan gas.

 

egg-boiler

 

Salah satu contohnya seperti ini :

 

egg boiler

Bisa muat 6 butir telur sekaligus, juga merupakan penghangat makanan serbaguna. Aman, karena jika air habis ato sudah panas sekali, otomatis mati sendiri. Bentuknya mini, cocok tuh dibawa travelling.

 

Aaaahh…. Nggak usah takut gosong lagi, kan. Asyikk! 😀

 

11 Comments

  1. nanik January 14, 2015
    • Lianny January 14, 2015
  2. Titis Ayuningsih January 14, 2015
    • Lianny January 14, 2015
  3. Lidya January 14, 2015
    • Lianny January 14, 2015
  4. Dian Pelangi January 22, 2015
    • Lianny January 22, 2015
  5. Paket honeymoon bali January 27, 2015
  6. hoshi April 8, 2015
    • Lianny April 8, 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.