Kuliner

Menikmati Selat Solo di Warung Selat Mbak Lies

 

Warung Selat Mbak Lies

 

Akhirnya keturutan juga makan selat solo di warung selat mbak Lies bulan Desember lalu. Dari Grand Orchid hotel tempat kami menginap, aku dan suamiku naik taxi ke sana, dikenakan ongkos 25 ribu. Pak sopir taxi menawarkan diri untuk menunggu kami makan dengan ongkos 70 ribu. Kami memutuskan untuk tidak ditunggu, pikir kami setelah makan selesai kan tinggal telepon taxi lagi untuk pulangnya.

Sekitar 10 menitan naik taxi, kami sampai di Warung Selat mbak Lies. Masih sepi, belum ada pengunjung yang datang waktu kami masuk ke sana. Mungkin karena baru buka, katanya sih jam buka jam 09.00 tutup jam 5 sore.

 

Warung Selat Solo Mbak Lies

 

Warung Selat Mbak Lies ini terletak di dalam sebuah gang kecil. Begitu sampai, aku sempat takjub juga. Lha tempatnya ini lebih mirip toko souvenir daripada tempat makan hahaha. Terdapat banyak guci-guci, piring-piring keramik, lukisan serta hiasan dinding lainnya. Bahkan meja dan kursinya juga terbuat dari keramik.

 

Warung Selat Solo Mbak Lies

 

Tempat duduk lesehanTempat duduk lesehan

 

Tempat duduk di bagian depanTempat duduk di bagian depan

 

Kita bisa memilih duduk di ruangan depan atau belakang. Yang dibagian depan kursi dan mejanya terbuat dari keramik. Kalo mau duduk lesehan bisa pilih ruangan yang dibagian belakang. Kami memilih duduk di bagian depan saja.

 

Aneka camilan

 

Tersedia camilan di tiap-tiap meja, ada kue lapis Surabaya, pisang rebus, kroket, nagasari dan emping. Kami ambil satu bungkus emping sembari nunggu makanan datang.

Baca juga: Mencicipi Kuliner Solo (Lagi)

 

Di daftar menu, ada 2 jenis selat solo yang ditawarkan yaitu selat bistik dan selat galantin. Selat galantin dibagi lagi menjadi 2 yaitu selat galantin kuah saos dan selat galantin kuah segar. Karena pengin yang segar-segar akhirnya aku pilih selat galantin kuah segar aja, sementara suami pesan sup matahari. Untuk minumnya kami pesan satu es blewah saja.

 

Es blewah

 

Sup matahari

 

Sup mataharinya ada sosis, jamur putih, dan daging yang dibalut dengan telur dadar. Kuah kaldunya segeer.

 

selat Solo kuah segar

 

Selat solo kuah segarnya enaaaak, ada isian telur pindang, rolade daging, kentang, wortel dan keripik kentang. Ditambah dengan mustard dan irisan bawang merah mentah. Kuahnya berwarna cokelat bening. Rasanya manis ada asem-asemnya dikit, beneran segar deh. Entah gimana rasanya yang selat galantin kuah saos, kapan-kapan mau nyobain kalo ke sana lagi.

Harganya sangat ramah di kantong lho. Selat solo kuah segar cuma 16 ribu, sup matahari 15 ribu, es blewah 10 ribu dan satu bungkus emping 6 ribu.

Kami cuma nyicip dua makanan aja, masih kenyang habis sarapan dan sedang diburu waktu karena mau berangkat ke acara pemberkatan nikah di gereja. Ini ceritanya jam 9.10 aku dan suami kabur dari hotel sebentar sebelum berangkat gereja jam 11.00 hahaha.

 

Testimoni pengunjungTestimoni pengunjung, ada testimoni dari Parto OVJ, Pak Try Sutrisno, Pak Bondan Winarnoย  dll.

 

KasirDi sini kasirnya, hampir ketutup sama aneka souvenir ๐Ÿ˜€

 

Nggak lama di Warung Selat Mbak Lies ini, jam 10.15 kami sudah selesai, cuma setelah panggil taxi kok sudah nunggu 20 menit nggak datang-datang. Akhirnya saat lihat becak di pinggir jalan kami tanya, ke hotel berapa. Pak becaknya bilang 70 ribu. Wuaaah, mahaaal amaat! Jaraknya jauh, bisa setengah jam lebih kalau naik becak, kata Pak becaknya. Urung deh naik becak, kami mau coba tepon taxi lain aja karena waktu juga sudah mepet juga hampir jam 11.00.

Syukurlah saat kami lagi bingung itu, ada taxi lewat dan lagi kosong nggak ada penumpang. Leganyaaaa, akhirnya kami pulang naik taxi itu dan sampai tepat waktu di hotel.

Yeah, akhirnya bisa juga menikmati selat solo di Warung Selat Mbak Lies ini. Ntar kalo ke Solo bakal mampir lagi deh ke sini ๐Ÿ™‚

 

Warung Selat Mbak Lies
Serengan No.42 Rt 03 Rw.02 Solo
Telp (0271) 653332

32 Comments

  1. Lusi January 16, 2017
    • Lianny January 17, 2017
  2. kornelius ginting January 16, 2017
    • Lianny January 17, 2017
  3. Dewi Nielsen January 17, 2017
    • Lianny January 17, 2017
  4. Fanny f nila January 17, 2017
    • Lianny January 17, 2017
  5. Inna Riana January 17, 2017
    • Lianny January 17, 2017
  6. HM Zwan January 17, 2017
    • Lianny January 19, 2017
  7. Sandra Nova January 17, 2017
    • Lianny January 19, 2017
  8. pokoknya January 18, 2017
    • Lianny January 19, 2017
  9. nitalanaf January 19, 2017
    • Lianny January 19, 2017
  10. Ria January 19, 2017
    • Lianny January 19, 2017
  11. Pakde Cholik January 20, 2017
    • Lianny January 22, 2017
  12. Rudi Chandra January 20, 2017
    • Lianny January 22, 2017
  13. Agung Rangga January 22, 2017
    • Lianny January 22, 2017
  14. Gustyanita January 26, 2017
    • Lianny January 27, 2017
  15. Pantofel February 1, 2017
    • Lianny February 2, 2017
  16. indah nuria February 2, 2017
    • Lianny February 3, 2017

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.