Reviews & Sponsored

Mengizinkan Anak Bereksplorasi di Alam Bebas? Mengapa Tidak?

Anak  adalah suatu anugerah terindah yang diberikan Tuhan bagiku.  Lebih berharga dari segala materi apapun di dunia ini. Senang sekali rasanya melihat tumbuh kembang ketiga anakku dari mulai lahir hingga belajar duduk, berjalan dan berlari. Sebagai orang tua tentu aku ingin memberikan yang terbaik buat anak-anakku.

 

Saat mereka sudah bisa berjalan, mereka senang sekali mengitari sekeliling rumah, memegang segala benda yang ada di situ. Saat mereka sudah menginjak umur tiga tahun, mereka sangat suka bertanya tentang apa saja yang ditemuinya. Terkadang aku malah capek juga dan bingung menjawab pertanyaan mereka yang seolah tidak ada habisnya. Tentu saja aku berusaha menjawab dengan jawaban yang bisa dipahami dan dimengerti oleh anak seumuran mereka.

 

Dunia anak adalah dunia yang indah penuh warna, masa mereka ingin bebas bermain dan mengeksplor lingkungan sekitarnya. Alam bebas memang merupakan media yang baik untuk bereksplorasi, tempat yang cocok untuk belajar dan bermain bagi si kecil. Aku  seringkali  dibuat tercengang dengan imajinasi mereka, banyak ide dan imajinasi si kecil yang kreatif sekali.

 

 Melihat anak yang aktif dan energik itu rasanya seneng sekali, tetapi kadang-kadang cemas juga sih, takut si kecil terluka atau terjatuh.

“Nak, jangan naik-naik kursi. Ayo turun, nanti jatuh lho!”

“Sayang, jangan mainan air, nanti masuk angin!”

Terkadang aku juga melarang  mereka seperti itu. Tapi kemudian aku menyadari, kalau orang tuanya cemas seperti itu, si kecil jadi tidak bebas dong melakukan sesuatu. Padahal banyak manfaat yang berguna lho bagi si kecil, si kecil bisa mengeluarkan semua ide kreatifnya dan jadi lebih berani, percaya diri dan mandiri. Banyak banget ya manfaatnya, karena itulah aku mulai menyadari dukungan orang tua sangat diperlukan bagi si kecil. Perlahan-lahan, aku pun mulai belajar memberikan kebebasan kepada anakku dan menghilangkan kecemasanku.

 

O ya, biasanya si kecil itu suka banget ya dengan binatang. Aku masih ingat, saat anak pertamaku berumur 5 tahun dan memiliki ikan hias kecil-kecil untuk pertama kalinya, dia seneng banget. Ikan itu masih belum sempat diletakkan di aquarium, dan cuma ditaruh di sebuah gelas aqua. Akhirnya si ikan meloncat keluar dan meninggal. Anakku sampai menangis berjam-jam. Duh.. kasihan sekali melihatnya. Memang, melihat ikan hias yang berenang di kolam atau memberi makan kelinci peliharaan, wah pasti girang deh anakku. Apalagi melihat bermacam binatang yang tidak pernah dilihatnya, seperti kuda, macan, gajah dan binatang lainnya.

 

Saat anak-anakku kuajak melihat beragam binatang di kebun binatang, wah berjam-jam mereka di sana. Terlihat senang sekali dan mengamati satu persatu binatang yang ada di sana. Bersorak kegirangan, apalagi saat berkesempatan memberi makan sapi dengan tangan mereka sendiri. Memang sih kebun binatang itu tempat rekreasi sekaligus belajar bagi anak agar mengenal berbagai macam binatang yang ada, asyik sekali pastinya.

Nah, bagaimana jika si kecilnya Bunda ke kebun binatang terus mau mendekati binatang yang baru pertama dilihatnya, apa yang Bunda lakukan?

 

Coba simak video di bawah ini:

Sang anak ingin bermain dengan seekor macan, tapi sang Bunda ketakutan.

 

Macan itu binatang yang menakutkan yah. Saat di kebun binatang, ada macan yang sudah jinak dan terus didampingi sama pawangnya, tetapi tetap saja rasanya was-was banget jika anakku dekat–dekat dan menyentuh macan itu.

 

Bagaimana caranya ya, agar si kecil bisa bermain dengan binatang kesukaannya dengan aman dan orang tua tidak  merasa cemas? Nah, ada informasi yang menarik nih …Ayah Bunda tidak perlu cemas lagi, ada suatu acara yang diselenggarakan oleh DANCOW.

 

 

DANCOW sangat memahami dunia anak dan memahami juga kecemasan Ayah Bunda melepas anak bereksplorasi. Makanya, DANCOW mengadakan acara yang akan membawa si kecil bereksplorasi secara nyaman dan aman, tanpa menimbulkan kecemasan di hati Ayah Bunda. Acaranya adalah “DANCOW Learn & Explore” suatu acara yang akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi si kecil. DANCOW Learn & Explore ini memberikan sarana untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kognisi anak, supaya anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi ANAK LIFE-READY.

 

DANCOW Learn & Explore, 4D Augmented Reality Experience Terbesar di Indonesia

Diselenggarakan tanggal :  6-7 Juli 2013

Tempat : Mall Taman Anggrek Jakarta,

Waktu : Mulai pk 10.00-21.00 WIB.

 

Anak-anak bisa berinteraksi secara langsung dengan binatang-binatang, mulai dari binatang laut, serangga, binatang berbulu, burung. Dan yang fantastis  adalah augmented reality showcase, di mana DANCOW akan “mendatangkan” hewan-hewan yang tidak mungkin dilihat si kecil di kebun binatang, seperti dinosaurus, T-rex, mammoth, dan juga binatang-binatang lain seperti lumba-lumba, pinguin, dan bahkan harimau. Lewat teknologi canggih augmented reality, akan membawa kedekatan fisik dengan binatang-binatang yang bisa disentuh dan dirasakan langsung oleh si kecil. Event DANCOW ini akan membawa hewan-hewan yg sebelumnya tidak mungkin dilihat menjadi mungkin, tentunya dengan bantuan teknologi. Jadi, berinteraksi dengan macan pun aman untuk si kecil.

Dengan melihat hewan-hewan itu secara langsung “di habitatnya”, wawasan si kecil bisa semakin luas, sehingga ia ingin belajar lebih banyak secara langsung.

 

Sangat menarik bukan? Ini liburan yang edukatif buat si kecil. Ayo buruan ikutan yuk, caranya mudah kok. Simak ya syarat dan ketentuan di bawah ini:

 Untuk  info lebih lanjut, klik DANCOW Parenting Center (FB) dan Twitter @DancowCenter.

Kapan lagi ada Event seperti ini, si kecil senang Ayah Bunda juga tenang. Yuk ikutan!

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.