Reviews & Sponsored Traveling

Menginap di Hotel Bintang Solo

 

Hidup manusia memang merupakan suatu misteri. Kita tak pernah tau kapan Tuhan akan memanggil kita berpulang. Di penghujung bulan Desember lalu, tepatnya tanggal 30 Desember, adik Mama berpulang ke pangkuanNya.

Dua sisi kehidupan. Ada suka ada duka. Ada tawa ada air mata. Ada bahagia ada kesedihan. Saat orang-orang bersuka ria menyambut tahun baru yang datang, saat itu pula hati kami sedih karena kehilangan salah satu anggota keluarga tercinta.

Hari terakhir bulan Desember kami lewati di perjalanan menuju Solo, tempat tinggal adik Mama. Tiba di Solo sekitar jam 23.00 malam, satu jam sebelum pergantian tahun.

Kalo malam menjelang tahun baru, jalan–jalan di dalam kota banyak ditutup. Karena pertimbangan itulah akhirnya kami menginap di hotel Bintang Solo saja, kebetulan letaknya juga dekat dengan rumah duka Thiong Ting Solo.

Hotel-hotel sepertinya memang penuh di malam menjelang tahun baru 31 Desember 2015 dan saat tahun baru 1 Januari 2016. Kulihat di beberapa booking hotel secara online, harga hotel banyak yang naik di dua hari tersebut, malah ada yang sampe dua kali lipat.

 

hotel bintang soloBangku-bangku yang ada di teras depan hotel Bintang

 

lobby2

 

lobby1

Area lobby di hotel Bintang

 

lampu lampu

Unik ya. Gb kiri, lampu di ruang lobby, gb kanan tempat lampu di teras depan hotel.

 

Sampai di hotel Bintang, ternyata cuma tinggal 4 kamar waktu itu. Tiga kamar seharga Rp 330.000 dan satu kamar seharga Rp 350.000. Harga kamar cuma selisih 20 ribu. Bedanya apa? Kata resepsionisnya, kamar yang harganya Rp 330.000 itu interiornya lama tapi ruangannya lebih luas dan ada bathupnya. Kalo kamar yang harganya Rp 350.000 itu interiornya baru, tapi ukuran kamarnya lebih kecilan dan kamar mandinya shower nggak pake bathup.

 

gang

 

kartu kamarKartu kamarnya unik

 

Akhirnya kami mengambil 3 kamar yang harganya Rp 330.000 saja karena ukurannya lebih luas, mau pesan ekstra bed sudah nggak ada. Bersyukur deh masih masih ada kamar kosong di hotel bintang ini, kalo kamar terisi semua bisa-bisa kami tidur di mobil ntar hehehe.

 

kasur

 

meja rias

 

lemari baju

 

handuk

 

Masuk ke kamar, memang terlihat deh interiornya lama, tapi ukuran kamarnya lumayan luas sih. TV nya juga masih TV biasa, lemari bajunya gede dari kayu. Dalam kamar ada daftar menu makanan, melihat harga yang tertera di situ agak takjub juga, murah banget untuk ukuran hotel hihi.

 

menu makanan2Nasi soto ayam cuma Rp 7.500 di kotaku aja harga soto ayam kebanyakan sudah Rp 10.000.

 

Fasilitas yang ada dalam kamar :

  • 2 tempat tidur, 3 bantal. Bantalnya yang ada di tempat tidur ada 2, nah yang satunya ada dalam lemari baju.
  • TV
  • Mini bar ada di lemari di bawahnya tv
  • Lemari Baju
  • Kamar mandi bathup, bisa air panas.
  • Toiletries : Sabun mandi cair dan shampoo mini, sikat gigi, 2 sabun mandi batangan, handuk 2 buah.
  • Air minum mineral botol kecil 2 buah.
  • AC

 

Itu fasilitas yang ada dalam kamar. Kekurangannya :

Nggak ada : kursi, teko pemanas air dan hair dryer. Lampu dekat tv tidak nyala. Nggak masalah sih buat kami. Yang agak mengganggu adalah air di toilet sedikit merembes dan tidak disediakan keset untuk kamar mandi. Oya stop kontak ada, buat TV dan lampu. sepertinya nggak ada stok kontak tambahannya, entah kalo aku yang siwer ya. Jadi untuk ngecharge hp, kami copot dulu kabel tv dan lampunya dari stop kontaknya.

 

wastafel

 

bathup

 

Kami dapat kamar di lantai 4 waktu itu. Untunglah ada liftnya, Papa jalannya kan pake tongkat, bisa capek kalo naik turun tangga. Setelah check in, kami langsung menuju ke rumah duka sampai sekitar jam setengah satu dini hari, kami balik ke hotel. Suara terompet dan kembang api masih riuh terdengar di sepanjang perjalanan kami kembali ke hotel. Tahun baru sudah datang!

 

tempat makanArea tempat makannya, ada TV juga di situ

 

Β parkir
Di lokasi tempat makan berjualan juga aneka snack (gambar atas), Tempat parkir (gb bawah)

 

Esoknya jam 07.30 pagi kami turun ke lantai satu untuk sarapan. Sarapan pagi yang terhidang adalah nasi putih, nasi goreng , mie goreng, oseng tahu + krecek, telur pindang dan irisan timun dan tomat. Minumannya teh hangat dan air putih. Waktu kami sudah selesai makan, menu pecel dan tahu goreng baru keluar πŸ˜€

 

menu makanan

 

sarapan

 

Jam 08.00 pagi setelah sarapan kami check out dan pergi lagi ke rumah duka, kremasi dilakukan pagi itu. Bisa dibilang kami cuma beberapa jam aja di hotel Bintang, tapi lumayanlah, bisa mengistirahatkan badan yang capek seharian di perjalanan.

Sekitar jam 15.00 sore, kami melanjutkan perjalanan menuju kota Semarang, bermalam di sana sebelum esok harinya balik kembali ke Surabaya.

Ada rasa senang juga karena di hari pertama tahun baru ini aku bisa bertemu dengan keluarga besar dari keluarga mama di Solo. Terakhir aku ke Solo kalo nggak salah saat masih SMP, sudah lama juga ya sekitar 25 tahunan. Akhirnya kini aku menginjakkan kaki lagi di kota Solo.

Kapan-kapan aku pingin ke Solo lagi, liburan bareng anak-anak dan mencicipi kuliner Solo yang terkenal enak dan bikin kangen πŸ™‚

 

Hotel Bintang
Address : Jl. Insinyur Sutami No. 104 Solo
Jawa Tengah 57125, Indonesia
Phone. +62 271 648737

 

20 Comments

  1. Waya Komala January 12, 2016
    • Lianny January 12, 2016
  2. Lidya January 12, 2016
    • Lianny January 12, 2016
  3. Hidayah Sulistyowati January 12, 2016
    • Lianny January 12, 2016
  4. Lusi January 12, 2016
    • Lianny January 13, 2016
  5. Molly January 13, 2016
    • Lianny January 13, 2016
  6. gustyanita pratiwi January 13, 2016
    • Lianny January 14, 2016
  7. indah nuria Savitri January 13, 2016
    • Lianny January 14, 2016
  8. D Sukmana Adi January 14, 2016
    • Lianny January 14, 2016
  9. Salina January 15, 2016
    • Lianny January 15, 2016
  10. Noe January 15, 2016
    • Lianny January 15, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.