Personal Reviews & Sponsored

Kopi Hitam Pahit Kesukaan Suamiku

 

Aku bukan penikmat kopi, tapi aku suka mencium aroma kopi. Saat membuat kopi untuk suamiku, aku suka berlama-lama menghirup aromanya yang wangi.
Pingin sih ikutan minum kopi, tapi aku masih belum berani karena takut mengalami kejadian seperti waktu pertama kali aku mencoba minum kopi. Memang kenapa? Nih ceritanya …

Waktu itu masih kuliah dan saat belajar untuk ujian, teman-teman satu kost begadang semua, banyak yang minum kopi supaya nggak ngantuk. Nah, aku ikut-ikutan, membuat secangkir kopi dari kopi sachet yang sudah ada gulanya juga. Setelah meminum kopi itu, jantung jadi berdebar kencang dan kepala malah jadi tambah pusing. Jadinya malah nggak konsentrasi belajar hiks. Pengalaman pertama minum kopi itu bikin aku kapok dan nggak berani untuk mencoba minum lagi.

Kalo suamiku kebalikannya, kalau nggak minum kopi kepalanya jadi pusing. Memang, suamiku penggemar kopi, jadi kopi selalu harus ada tiap pagi. Kalau sampe telat minum kopinya, misalnya jam 10 pagi baru minum, kepalanya jadi pusing. Sehari biasanya minum 2 gelas kopi, paling banyak 3 gelas.

Kopi yang paling disukai suamiku adalah kopi bubuk, jadi kopi yang ada susu atau creamernya dia nggak begitu suka. Kopi favorit suami adalah kopi hitam dengan sedikit sekali gula. Takaran yang biasanya kubuat adalah satu sendok penuh kopi bubuk dan Β½ sendok teh gula pasir untuk secangkir kopi. Iseng pernah kucicipi kopi itu, ya ampun pahit banget. Itu yang enak, kata suamiku. Malah kopi yang tanpa gulapun bisa diminumnya. Lebih baik minum kopi tanpa gula daripada kopi yang manis, katanya. Pernah nyoba juga kopi sachet yang ada tulisannya β€œless sugar” saat kehabisan kopi bubuk, eh masih saja terlalu manis buat suamiku dan akhirnya malah nggak diminum.

 

kopi hitam pahitSarapan roti bakar dan secangkir kopi hitam pahit πŸ™‚

 

Suamiku bilang, kopi hitam nan pahit itu nggak sekedar nikmat diminum, tapi juga mempunyai makna yang dalam tentang hidup.

Pahit menggambarkan hidup yang kadang nggak selalu manis tapi juga teramat pahit. Roda kehidupan yang terkadang di bawah kadang di atas, kita tak pernah tau. Saat berda di atas kita tak boleh sombong, dan saat di bawah jangan sampai terpuruk, harus punya semangat tuk bangkit lagi.

Hitamnya kopi juga dapat digambarkan sebagai rasa pedih dan kesakitan. Bila dirasakan sepenuh hati, rasa sakit itu akan terasa nikmat. Saat kita masih bisa merasakan sakit, berarti kita masih hidup. Bayangkan saja orang yang tidak bisa lagi merasakan rasa sakit, hidupnya tidaklah lagi sempurna.

Jadi secangkir kopi hitam pahit ini akan selalu mengingatkan kami untuk selalu belajar bersyukur, dalam tiap keadaan apapun, dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada sang Pencipta.

 

19 Comments

  1. Idah Ceris May 8, 2015
    • Lianny May 9, 2015
  2. Choirul Huda May 8, 2015
    • Lianny May 9, 2015
  3. Keke Naima May 8, 2015
    • Lianny May 9, 2015
  4. Aisya Utami May 8, 2015
    • Lianny May 9, 2015
  5. Hidayah Sulistyowati May 9, 2015
    • Lianny May 9, 2015
  6. Inda Chakim May 9, 2015
    • Lianny May 9, 2015
  7. isnuansa May 10, 2015
    • Lianny May 11, 2015
  8. Lidya May 14, 2015
    • Lianny May 15, 2015
  9. Kantung Mata January 13, 2016
  10. indah nuria Savitri January 13, 2016
    • Lianny January 14, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.