Reviews & Sponsored

Dinosaurus Sahabat Anak

 

Pada saat aku masih kecil dulu, mama sering sekali membacakan sebuah cerita sebelum aku tidur malam. Diantaranya adalah cerita rakyat seperti “Bawang Merah Bawang Putih” dan “Timun  Mas”. Terkadang cerita itu diulang-ulang terus sampai aku hafal jalan ceritanya, tapi entah kenapa aku tak pernah merasa bosan dengan cerita yang sama.

Saat anak-anakku dalam masa balita, mereka juga seringkali memintaku untuk membacakan sebuah cerita sebelum tidur malam, terkadang juga saat hendak tidur siang.

“Ma, ceritakan tentang si kancil yang mencuri ketimun itu.”

“Aku mau cerita yang kura-kura lomba lari.”

“Ma, cerita tentang gajah dan si semut lagi, ya?”

Anak-anakku terkadang sulit kalau diminta untuk tidur, tetapi begitu tahu kalau aku akan bercerita, tanpa disuruh mereka langsung naik ke tempat tidur dengan rapi. Mereka begitu tertarik mendengarkan cerita, apalagi jika aku berpura-pura menjadi tokoh-tokoh yang ada dalam cerita tersebut dan suara masing-masing tokoh kubuat berbeda, kalau tikus suara agak kecil dan kalau singa suaraku menjadi besar dan berat. Begitu cerita selesai, mereka memejamkan mata untuk tidur.

“Ma, besok malam cerita lagi, ya?” pesan mereka sebelum tidur.

Tidak terbatas dengan cerita rakyat saja, terkadang juga dongeng heroik dan dongeng tentang binatang-binatang. Anak-anakku suka dongeng heroik dan seringkali bersorak gembira saat tiba di akhir cerita, yaitu saat sang tokoh pahlawan mereka berhasil mengalahkan tokoh jahatnya. Tetapi memang, anak-anakku paling tertarik kalau aku bercerita tentang binatang, salah satunya adalah dinosaurus, binatang prasejarah yang berbadan besar ini sangat menarik untuk mereka, mungkin karena belum pernah mereka lihat. Sedangkan binatang lainnya semisal gajah, buaya dan singa masih bisa mereka lihat saat pergi ke kebun binatang.

Ketertarikan tentang dinosaurus membuat anak-anakku membaca dari buku pengetahuan tentang binatang, sampai berbagai jenisnya mereka ingat lho. Bahkan anakku yang kedua sering membeli mainan dinosaurus di depan sekolah, harganya seribu lima ratus rupiah perbungkus saat itu. Mainannya kecil memang, bagian-bagian tubuh dinosaurus harus disambung sendiri agar terbentuk sempurna. Pernah juga aku membelikan anakku mainan seharga lima ribu rupiah, bentuknya telur. Di dalam telur ada dinosaurus kecil dari semacam gabus  sebesar setengah jari kelingking, kalau dimasukkan dalam air makin lama bentuk dinosaurusnya makin besar sampai lebih besar dari telapak tangan. Anak-anakku sangat suka mainan itu, selalu penasaran intip-intip bak mandi untuk melihat dinosaurusnya sudah bertambah besar atau belum.

Sayang sekali mainan dinosaurus dari gabus itu sudah rusak *sudah lebih dari 7 tahun sih 🙂 dan mainan dinosaurus lainnya sudah diambil oleh keponakan-keponakanku. Heran juga kenapa anak-anak banyak yang suka dengan dinosaurus, ya? Dinosaurus itu dari bentuk aslinya menyeramkan banget, tetapi malah banyak anak yang tertarik dan senang melihat gambar dan mengoleksi mainannya. Mungkin kalau mainannya cenderung lebih imut 🙂

 

Dinosaurus-Wallpapers* Anak-anak suka melihat gambar dinosaurus seperti ini. Sumber gambar *

 

Anak-anak usia balita ke atas biasanya mulai kritis terhadap apapun yang dilihatnya, berbagai pertanyaan kerap terlontar dari mulut mereka. Kesannya anak-anak itu cerewet sekali, ada saja yang ditanyakan bahkan terkadang pertanyaan yang tak terduga. Tak jarang banyak orang tua yang akhirnya kesal dengan pertanyaan yang seakan tak ada habisnya dan menyuruh mereka untuk diam. Padahal banyak bertanya menunjukkan anak kritis dan cerdas, karena itu seharusnya orang tua berusaha mengoptimalkan kecerdasan anak dengan berbagai cara.

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Tidak hanya faktor keturunan, kecerdasan anak juga bisa ditingkatkan dengan memberikan asupan makanan yang bergizi seimbang dan memberikan berbagai stimulasi. Diantaranya adalah dengan membacakan cerita atau menonton film.

Membacakan cerita memang merupakan salah satu sarana stimulasi untuk meningkatkan kecerdasan anak. Tetapi biasanya saat anak mulai duduk di kelas 5 atau 6 SD, mereka lebih senang menonton film. Sekarang ini sudah banyak siaran televisi yang menayangkan film anak-anak semisal film animasi. Film animasi dengan gambarnya yang menarik dan warna-warna cerah yang ditampilkan membuat anak tertarik untuk menonton. Meskipun aku sekarang sudah menjadi seorang ibu, tetapi aku masih suka menonton film animasi. Jadi biasanya saat anak-anak menonton film animasi, aku juga ikutan menonton bersama mereka. Asyik sekali lho kalau nonton bersama anak-anak.

Aku sendiri terkadang dibuat kagum dan tercengang dengan daya ingat anakku. Setelah menonton sebuah film animasi, aku mencoba untuk menanyakan kepada anakku apa yang baru ditontonnya. Anakku lalu menceritakan ulang film itu dengan gaya penceritaannya sendiri. Ternyata mereka masih mengingat dengan jelas dan mampu menceritakan ulang.

Banyak hal positif didapatkan dengan menonton sebuah film animasi, antara lain bisa melatih daya tangkap, konsentrasi dan daya ingat anak. Ternyata dengan menonton film animasi, anak juga akan belajar berimajinasi dan berpetualang dalam sebuah kisah.

 

Nah beberapa hari lalu saat kami pergi ke supermarket terdekat. Anak-anakku minta dibelikan es krim. Kami lalu membeli 5 buah es krim paddle pop, 3 buah untuk ketiga anakku, dan 2 buah lagi untuk aku sendiri dan papanya. Sampai di rumah si kecil berkata : “Ma, kalau beli 5 Paddle Pop dapat dvd, seperti yang dulu itu lho, aku lihat iklannya di tv.” Aduh sayang sekali kenapa tadi tidak meminta dvd nya yahh, si kecil ingatnya baru di rumah sih. Lha, kasirnya juga tidak berkata apa-apa tadi.

Rupanya anak-anakku sudah penasaran ingin menonton DVD Paddle Pop Dinoterra yang ada tokoh dinosaurusnya. Paddle Pop Dinoterra merupakan seri petualangan Paddle Pop yang terbaru, bercerita tentang Paddle Pop Lion dan teman-temannya yang terjebak di masa lalu saat melawan Shadow Master.

Rencananya nanti malam mau belanja bulanan sekalian beli Paddle Pop agar bisa mendapatkan dvd nya.  Semoga es krimnya nggak habis di supermarket, pengalaman yang lalu, kami selalu kehabisan dvd karena telat mendengar informasinya. Ah, sudah tak sabar menonton bareng anak-anak di rumah, ingin menyaksikan petualangan Paddle Pop Lion bersama teman-temannya yang mengumpulkan kristal dinosaurus untuk mengalahkan Shadow Master.

 

paddle pop dinoterra* Gambar diambil dari Fanpage Paddle Pop *

 

Untuk mendapatkan DVD nya memang cukup mudah, hanya membeli 5 buah es krim Paddle Pop rasa apa saja di toko-toko bertanda khusus,  langsung dapat DVD Paddle Pop Dinoterra.

O’ ya, saat aku berkunjung ke Fanpage Paddle Pop, ternyata ada berita seru lainnya yaitu kesempatan untuk nonton bareng Paddle Pop Dinoterra di rumah sendiri. Iya, ada event  “Paddle Pop Dinoterra, Movie Premier di Rumahmu”. Akan ada satu orang beruntung yang akan dikunjungi untuk nonton bareng pasukan paddle pop, dan lima orang beruntung lainnya akan mendapat merchandise seru dari Paddle Pop. Wah, asyik! Mekanisme detailnya bisa dilihat langsung di Fanpage Paddle Pop yaaa.

 

paddle pop movie premiere* Gambar diambil dari Fanpage Paddle Pop *

 

Paddle Pop Dinoterra ini merupakan lanjutan dari serial petualangan Paddle Pop lainnya. Bisa dilihat di Youtube Paddle Pop Lovers lho.

 

paddle pop elemagica* Kalau ini DVD Paddle Pop yang pertama kali kami miliki *

 

Dari teaser filmnya aja sudah terlihat seru ya. Yuk dapatkan DVD Paddle Pop Dinoterra dan kita nonton bersama anak-anak. Nonton bersama selain menyenangkan juga bisa menambah keakraban antar anggota keluarga lho.  Apalagi nontonnya sambil makan es krim, wah pasti seru tuh. Bagi yang mau ikutan kontes Paddle Pop Movie Premiere, buruan penuhi persyaratannya ya, karena kontes ditutup pada 26 Januari 2014. Oke, selamat menonton!

 

8 Comments

  1. hana January 21, 2014
    • Lianny January 21, 2014
  2. Astin Astanti January 21, 2014
    • Lianny January 21, 2014
  3. Felipe September 16, 2014
  4. katalogibu October 24, 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.